• Dapur acapkali dipandang sebelah mata lantaran dikira cuma untuk tempat masak serta basuh piring. 

     

    Tetapi pikiran kamu mungkin akan tidak serupa kalaupun design dapur dirubah lebih tambah lux serta menawan. 

     

    Tidak mesti me-remake keseluruhan, dengan mengubah sejumlah elemen di dapur, kamu bisa menimbulkan kesan-kesan lux serta menawan kok. 

     

    Seperti lantai, wastafel, pencahayaan, serta langit-langit. 

     

    Yuk baca tehnik selengkapnya : 

    1. Pencahayaan 

     

    Jangan sampai remehkan, lampu jadi sumber pencahayaan ikut bertindak khusus dalam tampilan si dapur loh. 

     

    Lampu yang polos serta biasa saja akan membuat dapurmu terlihat plain. 

     

    Coba rubah dengan lampu yang miliki detil unik umpamanya skema penambahan dengan logam berwarna keemasan. 

     

    Baca : wastafel cuci piring

     

    2. Langit-langit 

     

    Seringkali tidak diakui, ketinggian langit-langit ikut memiliki pengaruh teradap kesan-kesan yang ditampakkan oleh dapurmu. 

     

    Makin tinggi langit-langitnya, dapurmu akan tampak makin lux. 

     

    Pakai langit-langit yang tinggi untuk menggantung kabinet yang sederhana serta menawan. 

     

    3. Lantai 

     

    Penentuan material lantai penting juga, lantaran lantai yang memberikannya kesan-kesan clean akan bikin dapurmu nampak lebih lux. 

     

    Jangan sampai pakai keramik yang bermotif ramai lantaran cuma akan membuat dapurmu berkesan norak. 

     

    4. Tempat basuh piring 

     

    Pilih wastafel yang bermutu serta terbuat berbahan yang bagus. 

     

    Tidak cuman lebih awet, rata-rata wastafel yang miliki kwalitas bagus miliki design yang lebih sederhana serta menawan. 

     


    your comment
  • Bermacam macam mebel dari kayu jati dipertunjukkan oleh Jalu Seno Art di Java Supermall Semarang. 

     

     

     

    Dari mulai kursi yang penuh dengan ukiran serta tampil classic, sampai tempat duduk yang terlihat terbuat dari formasi potongan kayu kecil-kecil memiliki nuansa seni kontemporer. 

     

     

     

    Akan tetapi gebyok, yang terbuat dari kayu jati tua penuh ukiran jadi perihal yang sangat menonjol dalam stand itu. 

     

     

     

    "Saat pameran ketertarikan tertinggi diperuntukkan pada gebyok, banyak yang singgah untuk konsultasi atau sebatas menanyakan," jelas Dimas Rizky, marketing Jalu Seno Art, Kamis (26/7/2018). 

     

     

     

    Gebyok sendiri dikatakan Dimas datang dari daerah Jepara serta Kudus, akan tetapi dianya menuturkan jika Jalu Seno Art produksi sendiri di sejumlah kota lainnya, yaitu Semarang, Salatiga serta Kudus. 

     

     

     

    Umumnya gebyok ini akan dipasang di muka rumah, menyatu menjadi pintu akan tetapi ada juga yang memakainya menjadi penyekat ruangan. 

     

     

     

    Karenanya ada penambahan gebyok ini, Dimas menjelaskan akan meningkatkan nilai estetika rumah jadi lebih elegan serta eyecatching. 

     

     

     

    "Bahkan juga sering, rumah dengan gebyok jadi spot yang Instagramable, kesenengan remaja millenial saat ini. Soalnya prasyarat akan seni," imbuhnya. 

     

     

     

    Gebyok dapat digabungkan dengan sebagian besar type rumah, baik minimalis, moderen, classic serta dapat custom mode yang lain. 

     

     

     

    Bahan yang dipakai pun kayu jati berkualiatas, yang dapat bertahan beberapa ratus tahun dengan makin tua makin mahal serta bagus. 

     

     

     

    Harga nya dibandrol dari mulai Rp 40 juta, bergantung ukuran, type saluran ukirannya pun tingkat kesusahan. 

     

     

     

    "Rumah yang telah jadi, atau masih juga dalam proses awal pembangunan dapat semua. Tidak mesti bangun rumah baru untuk menempatkan gebyok ini," katanya. 

     

     

     

    Sumber : situs sumber

     


    your comment
  • Arsitek asal Indonesia, Yu Sing (42), mengatakan, rumah dengan arsitektur tradisionil adalah tempat tinggal yang ramah lingkungan serta responsif musibah. Sayangnya, sekarang ini stigma penduduk moderen telah beralih. Banyak yang berasumsi rumah tradisionil tertinggal jaman atau kuno, dan tidak wajar huni. 

     

    Untuk menguber status sosial, sejumlah besar penduduk lebih suka bangun rumah dengan arsitektur bangunan bergaya Eropa, yang tidak cocok dengan keadaan iklim serta alam di Indonesia. 

     

    "Bersama dengan studio Akanoma (Akar Anomali) yang saya bentuk semenjak 2008, saya ingin sebarkan virus rumah ramah lingkungan, hingga makin banyak penduduk yang tergantung pada alam," kata Yu Sing, di Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2018, di Gedung Kemdikbud, Jakarta. 

     

    Yu Sing menjelaskan, penduduk yang tertarik untuk bikin rumah ramah lingkungan tak perlu cemas masalah cost. Masalahnya rumah menjadi rumah serta berlindung, beristirahat, serta bercengkerama dengan keluarga, tidak kenal status sosial. "Indah, tidak selamanya mesti mahal," tuturnya. 

     

    Menurut Yu Sing, ide rumah ramah lingkungan dapat jadi murah lewat cara mengakali arah bangunan untuk memperoleh sinar serta hawa alami. Diluar itu, dengan perbanyak tanaman serta manfaatkan material sisa. Juga bisa memakai ide unfinished supaya cost tidak membumbung tinggi. 

     

    "Utamanya kembali pada awal. Kita mesti kembali tergantung pada alam dengan kesadaran jika kita memerlukan. Jika kita terus-terusan beli, jadi tergantung pada ekonomi pasar. Lalu berbuntut pada kemiskinan serta beberapa orang yang tidak dapat untuk beli," tegasnya.


    your comment
  • JIKA cuaca sedang bagus, hal yang paling tepat untuk Anda lakukan bersama keluarga adalah menghabiskan waktu bersantai di teras rumah. Selain untuk kenyamanan, memilih bahan bangunan untuk lantai juga berkaitan dengan estetika dan keindahan teras rumah.

    Anda tentu ingin mendapatkan teras yang desainnya sesuai selera dengan bahan lantai yang pas.

    Bagaimanapun, lantai adalah elemen yang sangat penting yang menjadi kunci tampilan eksterior rumah. Gagasan inspiratif dan pilihan material lantai teras dari Arsitag.com berikut ini bisa dijadikan pertimbangan.

    Kayu

    Salah satu bahan yang paling populer adalah kayu dan ini sering digunakan untuk lantai. Untuk teras, bahan bangunan ini sangat berkelas dan memancarkan pesona alam dan menjadi saksi desain yang hangat dan penuh gaya. Meski kayu terlihat cantik, Anda perlu menambahkan pelapis agar lantai tahan terhadap terpaan cuaca.

    Batu alam

    Lantai teras berbahan batu alam/HOMIFY

    Lantai teras berbahan batu alam.*

    Batu alam adalah salah satu bahan baku lantai yang digemari karena kuat. Selain batu marmer, teras rumah bisa Anda beri sentuhan batu alam lain seperti granit. Abu-abu merupakan salah satu warna granit untuk teras yang bisa Anda coba terapkan di rumah. 

    Bahan batu alam memang harganya lebih mahal dibandingkan bahan lain. Namun, tampilan mewah yang stylish sekaligus klasik tentu sepadan dengan harga yang harus Anda bayar. Batu alam benar-benar pilihan terbaik untuk desain yang tak lekang oleh waktu.

    Beton

    Bahan bangunan lain yang memamerkan tampilan industrial yang baku adalah beton. Bahan ini juga memainkan peran yang semakin populer dalam desain eksterior mengingat material tersebut cukup tahan lama dan tahan terhadap kondisi cuaca yang keras.

    Akan tetapi, jika Anda bukan penggemar penampilan kasar beton, kehadirannya mungkin bisa diperhalus dengan menambahkan komponen kaca di teras rumah.

    Ubin

    Dengan pola yang indah dan ketahanannya yang luar biasa terhadap cuaca, ubin juga merupakan pilihan populer lainnya untuk lantai, di dalam dan luar.

    Berkat segudang pola dan motif yang berbeda, belum lagi warna, lantai teras dapat diubah menjadi bagian terunik di rumah sesuai selera.

    Tanah Liat

    Lantai teras berbahan tanah liat/HOMIFY

    Lantai teras berbahan tanah liat.*

    Bagi mereka yang lebih memilih gaya rustic ala pedesaan, tanah liat adalah opsi menarik lainnya. Tanah liat yang terbakar biasanya memiliki warna krem yang hangat dengan nada kemerahan yang dirancang dalam bentuk persegi kecil untuk memberikan tampilan luar yang khas.

    Dengan kesan khas untuk negara-negara tropis, lantai yang indah cocok dengan yang menyukai desain bergaya Mediterania.

    Karet

    Alternatif modern untuk bahan lantai adalah karet. Pilihan ini untuk lantai teras mudah dipasang dan bahan elastisnya memberikan bantalan lembut yang menyenangkan.

    Butiran karet juga memberikan insulasi yang baik terhadap panas dan dingin dan juga merupakan bisa mengurangi kebisingan. Dalam warna abu-abu yang elegan, lempengan-lempengan ini adalah lambang gaya, kenyamanan, dan fungsionalitas.

    Karpet

    Lantai teras yang ditutupi karpet dan permadani dengan warna-warni cantik adalah pilihan yang tak kalah populernya.

    Tidak hanya karena daya tarik visualnya, lapisannya bisa melindungi lantai dari goresan dan kotoran. Jangan lupa bahwa ada kenyamanan tersendiri saat menginjak lantai dengan lapisan karpet lembut ini.

     


    your comment
  • Seseorang wanita asal Gaza, Palestina, Majd Mashharawi sukses bikin balok bangunan bermaterial yg ringan ditemui. Gagasan buat bikin perubahan ini ada sehabis tempat tinggalnya hancur gara-gara perang. " Kala perang berkecamuk pada 2008, sejumlah besar rumah kami hilang, " kata Majd dalam video yg diangkat BBC. Majd ceritakan, sehabis perang, dia cuma menemukannya puing di bekas puing tempat tinggalnya. Karenanya dia lantas punyai impian membuat kembali lokasi tempat tinggalnya. Majd lantas menyambung studi di sektor tehnik. 

     

    Sehabis menuntaskan pendidikannya, Majd lantas berinisiatif buat bikin bahan bangunan dari bekas material yg ada. " Lantas saya memikir bagaimana caranya bikin balok yg gampang tetapi bisa dijangkau, " ujar Majd. Lantas lahirlah Green Cake. Menurut Majd, Green Cake adalah balok bangunan yg terbuat berbahan bekas. " Ini (balok) dimaksud Green Cake lantaran terbuat berbahan bangunan ramah lingkungan, terbuat berbahan yg seharusnya masuk ke tempat sampah, " tambah Majd. Green Cake lahir ditengah minimnya situasi warga yg tak dapatkan akses bahan di luar wilayahnya. Kebanyakan, balok bangunan terbuat dari semen, pasir, serta kerikil atau agregat. Tetapi ditengah situasi blokade, banyak barang yg dibatasi masuk Gaza, termasuk juga bahan bangunan. 

     

    Karenanya, Majd lantas mencari pilihan beda. Ia merasa situasi kalau banyak abu yg dibuang oleh warga. Bahan berikut ini yg lantas dia jadi untuk satu diantaranya material pilihan. Abu yg dimanfaatkan datang dari restoran serta pabrik ditempat. Mengambil Al Jazeera, restoran di Gaza tiap-tiap hari membuahkan 100 kilo-gram debu, sesaat lebih dari tujuh ton debu dihassilkan tiap-tiap minggu dari pabrik pot ditempat. Bahan itu kebanyakan langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir, serta datang dari restoran serta pabrik ditempat. Tetapi masalah ini mencemari suplai air bersih di Gaza. Sehabis 10 kali uji-coba, Majd selanjutnya sukses bikin purwarupa balok bangunan. Majd lantas membawa hasil temuannya ke pabrik ditempat. Tetapi sayang, kala di-test, balok itu hancur. Majd gak patah arang, dia senantiasa coba bikin balok dengan campurang yg tidak sama. 

     

    Green Cake lahir ditengah minimnya situasi warga yg tak dapatkan akses bakal bahan di luar wilayahnya. (inhabitat. com) Ia serta mitranya, Abdelatif, menyambung percobaan dengan mengedit jumlah paduan tiap-tiap bahan. Sehabis sekian kali uji-coba, mereka berdua sukses bikin balok gampang yg tahan dorongan kala di uji-coba. Seterusnya, Majd mengemukakan, penamaan Cake atau kue lantaran balok bangunan ini pun terbuat dari beberapa bahan yang memiliki kandungan beragam kotoran. Perihal ini pula yg bikin balok beton ini lebih gampang dibandingkan balok biasa. Balok itu terbuat dari paduan dikit semen import, puing bangunan, serta abu. Saat ini Green Cake udah dibuat dengan cara massal di Gaza. Suatu pabrik rumahan melakukan semua pembuatan balok. Produksi balok lantas ditingkatkan dalam banyaknya besar pada awal 2018. Mulai saat itu, pabrik ini udah bikin lebih dari 30. 000 balok. " Berikut ini hari depan yg mau saya perlihatkan ke warga luar, " ujar Majd. 

     

    URL : harga pasir 1 gerobak


    your comment


    Follow this section's article RSS flux
    Follow this section's comments RSS flux